Label

Kamis, 26 Februari 2015

Uji Kesesuaian Chi-Kuadrat

Dalam analisis frekuensi data hujan atau debit guna memperoleh nilai hujan rencana atau debit rencana, dikenal beberapa distribusi probabilitas kontinu yang sering digunakan, yaitu Gumbel, Normal, Log Normal, Log Pearson Type III.
Beberapa distribusi yang telah disebutkan itu sudah pernah dibahas di blog ini. Distribusi probabilitas itu kan jumlahnya lebih dari satu dan mungkin kita berpikir begini, distribusi probabilitas mana yang sesuai untuk pekerjaan menghitung hujan rencana misalnya.
Sebelum memakai distribusi probabilitas mana yang akan digunakan, maka harus dilakukan pengujian terlebih dahulu. Uji distribusi probabilitas dimaksudkan untuk mengetahui apakah persamaan distribusi probabilitas yang dipilih dapat mewakili distribusi statistik sampel data yang dianalisis.
Ada beberapa metode pengujian distribusi probabilitas yakni salah satunya metode Chi-Kuadrat (X2). Rumus yang dipakai untuk pengujian :

Prosedur perhitungan dengan menggunakan metode uji Chi-Kuadrat adalah sebagai berikut :
1.      Urutkan data pengamatan dari besar ke kecil atau sebaliknya
2.      Menghitung jumlah kelas
3.      Hitung derajat kebebasan (Dk) dan X2cr (nilai Chi Kuadrat kritis)
4.      Menghitung kelas distribusi
5.      Menghitung interval kelas
6.      Perhitungan nilai X2
7.      Bandingkan nilai X2 dan X2cr

Latihan Soal !
Agar lebih paham langsung saja kita masuk pada perhitungan uji probabilitas dengan menggunakan metode Chi-Kuadarat (X2). Data hujan yang kita akan gunakan adalah data pada pembahasan sebelumnya mengenai, Analisa Pengaruh Perubahan Tata Guna LahanTerhadap Debit Puncak Limpasan Permukaan di Wilayah Abepura. Pada pembahasan tersebut telah dilakukan perhitungan R24 dengan menggunakan distribusi Gumbel, disini akan diuji apakah distribusi Gumbel tersebut bisa diterima atau tidak (sudah sesuai).

1. Urutkan data hujan dari besar ke kecil
No
Xi (mm)
1
2729
2
2544
3
2115
4
2016
5
1958
6
1716
7
1496
8
1443
9
1417
10
1217

2. Menghitung jumlah kelas
·         Jumlah data (n) = 10
Kelas Distribusi (K)
= 1+3,3 log n  
= 1+3,3 log 10 = 4,3 atau 5 kelas

3. Menghitung derajat kebebasan (Dk)
     -           Parameter (p) = 2
     -           Derajat kebebasan (DK) = K – (p+1) = 5 – (2+1) =2.
     -           Nilai X2cr  dengan jumlah data (n)= 10, α = 5/% dan Dk = 2, maka nilai X2cr adalah 5,9910 (dari tabel lampiran).

4. Menghitung kelas distribusi
Kelas distribusi = 1/5 x 100% = 20%, maka intensitas distribusinya
20% = 5 tahun
40% = 2,5 tahun
60% = 1,67 tahun
80% = 1,25 tahun




































7. Bandingkan nilai X2 terhadap X2cr
Berdasarkan hasil perhitungan bisa dilihat bahwa nilai X2 < X2Cr, dimana nilai X2 = 1, sementara nilai X2Cr adalah 5,9910. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan distribusi Gumbel pada pembahasan mengenai, Analisa Pengaruh Perubahan Tata Guna Lahan Terhadap Debit Puncak Limpasan Permukaan di Wilayah Abepura, bisa diterima atau sudah sesuai. (*)

Sumber Pustaka  :
Kamiana, I Made. 2001. Teknik Perhitungan Debit Rencana Bangunan Air. Graha Ilmu. Yogyakarta




1 komentar: