Label

Selasa, 01 April 2014

Cara Menghitung Kebutuhan Air Bersih Beberapa Tahun Mendatang Melalui Proyeksi Jumlah Penduduk


Jumlah penduduk beberapa tahun mendatang dapat kita perkirakan jumlahnya (proyeksikan) dengan bantuan rumus. Perkiraan jumlah penduduk beberapa tahun mendatang itu sangat berguna dalam perencanaan pembangunan, misalnya dalam hal menghitung kebutuhan air bersih di suatu wilayah dalam beberapa tahun mendatang.
Nah, untuk memperkirakan (proyeksi) jumlah penduduk pada tahun tertentu dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut :
Pn = Po (1+r)n
Keterangan :
Pn   = Jumlah penduduk pada tahun n (ditanyakan)
Po   = Jumlah penduduk awal
r      = Tingkat pertumbuhan penduduk per tahun (dalam %)
n     = Jangka waktu dalam tahun

Kemudian rumus untuk menghitung kebutuhan air bersih sebagai berikut :

-) kebutuhan air bersih (Qmd)
Q md = Pn x q x fmd

-) Kebutuhan total air bersih (Qt)
Qt = Q md X 100/80 (faktor kehilangan air 20%)
Keterangan :

Qmd  = kebutuhan air bersih
Pn     = jumlah penduduk tahun n
q       = kebutuhan air per orang/hari
fmd     = faktor hari maksimum ( 1,05 – 1,15 )
Qt     = kebutuhan air total

Agar lebih paham mengenai cara menghitung kebutuhan air bersih beberapa tahun mendatang melalui proyeksi jumlah penduduk akan dijelaskan pada dua contoh soal berikut :

Soal 1  
Pada tahun 2014 jumlah penduduk daerah A adalah 10.000 jiwa dengan angka pertumbuhan penduduk 2%. Hitung kebutuhan air bersih domestik dan non domestik pada tahun 2018, 2022. Jika diasumsikan konsumsi air bersih untuk kebutuhan penduduk sebesar 120 liter/orang/hari dan untuk kebutuhan non domestik diasumsikan sebesar 30% dari kebutuhan penduduk.
Jawab :
*) Tahun rencana 2018
Proyeksi jumlah penduduk tahun 2018
Pn = Po (1+r)n
     = 10.000 (1+0,02)4
     = 10.000 (1,02)4
     = 10.824 orang
Kebutuhan domestik
Q = Pn X q
    = 10.824 X 120 liter/orang/hari
    = 1.298.880 liter/hari
Kebutuhan non domestik
    = 1.298.880 X 30%
    = 389.664 liter/hari
*) Tahun rencana 2022
Poyeksi jumlah penduduk tahun 2022
Pn = Po (1+r)n
     = 10.000 (1+0,02)8
     = 10.000 (1,02)8
     = 11.717 orang
Kebutuhan domestik
Q = Pn X q
    = 11.717 X 120 liter/orang/hari
    = 1.406.040 liter/hari
Kebutuhan non domestik
    = 1.406.040 X 30%
    = 421.812 liter/hari

Soal 2
Suatu sumber mata air (sumber air baku) yang dari segi kualitas baik, setelah dilakukan pengukuran diketahui memiliki debit 5 liter/detik. Direncanakan sumber air ini akan melayani kampung B yang memiliki jumlah penduduk pada tahun 2014 adalah 350 jiwa dengan pertumbuhan penduduk sebesar 1,2 % per tahun. Asumsi kebutuhan air bersih penduduk 60 liter/orang/hari (skala komunal), dengan tahun perencanaan sampai 2020. Apakah sumber mata air tersebut layak dijadikan sumber air dan apakah sumber mata air tersebut mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga kampung B dalam kurun waktu yang sudah direncanakan ?
Jawab :
*) Hitung proyeksi jumlah penduduk tahun rencana 2020
Pn = Po (1+r)n
     = 350 (1 + 0,012)6
     = 350 (1,012)6
     = 376 orang
*) Hitung kebutuhan air bersih, Qmd
Qmd = Pn X q X fmd
Qmd = 376 x 60 liter/orang/hari x 1,05
        = 23688 l/hari
        = 0,27 l/detik
*) Hitung kebutuhan total air bersih, Qt
Qt = 0,27 l/detik X 100/80
     = 0,3375 l/detik
*) Bandingkan dengan debit sumber mata air (air baku)
Kebutuhan total air bersih 0,3375 liter/detik atau sekitar 29.160 liter/hari. Sedangkan sumber air baku (mata air) menghasilkan 5 liter/detik atau 432.000 liter/hari dan antara debit mata air dengan kebutuhan total air bersih ada surplus sekitar 402.840 liter/hari. Kelebihan tersebut bisa digunakan untuk keperluan lain misalnya irigasi atau memberi minum ternak,dll. Maka kesimpulannya adalah sumber mata air (sumber air baku ) tersebut layak untuk dijadikan sumber air bagi warga kampung B untuk enam tahun kedepan karena layak dari segi kualitas, kuantitas dan kontinuitas.
Demikianlah cara menghitung kebutuhan air bersih beberapa tahun mendatang melalui proyeksi jumlah penduduk. Semoga Bermanfaat. (*)

Sumber :
Petunjuk Praktis Perencanaan Pembangunan Sistem Penyediaan Air Bersih Pedesaan. Departemen Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Cipta Karya.



9 komentar:

  1. jos.. mantap.. thx u very much!

    BalasHapus
  2. sangat membantu terimakasih

    BalasHapus
  3. sangat membantu terimakasih

    BalasHapus
  4. terima kasih ilmunya. semoga dapat terus berkembang. Aamiin

    BalasHapus
  5. mau nanya dong, kalau yang pakai asumsi jumlah penduduk per rumah, gimana ya perhitungannya? lalu asumsinya berdasarkan apa ?

    BalasHapus
  6. singkat padat dan jelas..

    tapi lebih baiknya lagi kalu ada tambahan untuk kriteria dan standar2 yg d perluakan..

    thnkss.. gann

    BalasHapus
  7. Padat dan jelas, rinci tapi singkat. Mantab gan.

    BalasHapus