Label

Selasa, 19 Februari 2013

Mengapa Tanah Longsor Bisa Terjadi ?



Bagi Anda yang rajin mengikuti berita di media massa, baik itu di koran, televisi, radio, maupun media online, pasti tahu tentang bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah daerah di Indonesia.
Bencana yang terjadi, baik itu tanah longsor dan banjir maupun bencana lainnya, bukan faktor alam saja yang menjadi penyebapnya namun juga faktor manusia. Alam dan manusia saling berinteraksi dan dari aksi saling interaksi ada faktor sebap akibat yang timbul didalamnya. Manusia melakukan kegiatan A, akibatnya dikemudian hari adalah B. Kita menebang pohon di lereng yang cukup curam, lalu turun hujan deras menimpa tanah sehingga terjadilah tanah longsor. Akan sangat berbahaya kalau dibawah lereng yang curam terdapat rumah-rumah penduduk, atau sebaliknya diatas lereng yang curam terdapat rumah-rumah penduduk.
Nah, di sore hari yang berbahagia ini kita akan membahas tanah longsor. Sepertinya topik ini kita sudah membahasnya beberapa waktu yang lalu, tapi tidak salah kalau kita membahasnya hari ini sebagai langkah antisipatif terhadap bencana.
Kita tidak usah jauh-jauh membahas bencana tanah longsor di daerah lain di Indonesia, contohnya di kota kita, Jayapura, di bulan lalu sempat terjadi bencana tanah longsor yang menyebapkan jatuhnya korban jiwa dan kerugian materil.
Kali ini kita akan menjawab beberapa pertanyaan terkait tanah longsor yaitu, mengapa tanah longsor bisa terjadi ? Keadaan-keadaan seperti apakah yang memungkinkan bisa terjadi tanah longsor ?
First answer, longsor terjadi akibat meluncurnya suatu volume tanah diatas suatu lapisan agak kedap air yang jenuh air. Lapisan kedap tersebut terdiri atas liat atau mengandung liat tinggi atau batuan lain seperti napal liat (clay shale), yang setelah jenuh air berlaku sebagai tempat meluncur.
Next answer, akan terjadi longsor jika terpenuhi tiga keadaan, yaitu :
1        Lereng yang cukup curam, sehingga volume tanah dapat bergerak atau meluncur ke bawah
2        Terdapat lapisan dibawah permukaan tanah yang kedap air dan lunak yang merupakan bidang luncur
3        Terdapat cukup air dalam tanah, sehingga lapisan tanah tepat diatas kedap air menjadi jenuh.


Kira-kira jawaban dari dua pertanyaan diatas seperti itu. Soal, mengapa ada rumah di lereng yang curam ? Itu akan dikaji di lain waktu, karena itu sudah masuk dalam masalah tata ruang. Jadi seperti itu, karena penulis juga lagi sibuk di bulan ini sehingga pembahasan kita tidak padat, harap maklum. (*)

Sumber : Arsyad Sitanala., Konservasi Tanah & Air, IPB Press, Bogor, 1989

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar